Percayalah, Rajin Investasi Tidak Selalu Membuatmu Menjadi Kaya Raya!

menjadi kaya karena berbisnis

Sehingga pengaturan per-ekonomian dapat lebih teratur serta terkendali, serta terhindar dibanding resiko kebangkrutan. CEO JPMorgan, Chase Jamie Dimon merupakan salah satu di antara 22, 6 persen orang kaya yang memiliki kekayaan senilai lebih dari USD 5 juta yang berasal dari sektor keuangan.

James Dyson adalah salah satu dari 3, 9% orang kaya yang punya perusahaan di bidang konstruksi atau teknik. Meski tidak sekolah di bidang ini, Dyson sukses membawa vacuum cleaner tanpa kantong pertama di dunia lalu mengembangkan berbagai perabot rumah yang membuatnya menguasai pasar. Karena itu, sangat masuk akal mengapa orang kaya memilih untuk berhutang dalam memperbesar bisnisnya atau menaruh investasi. Dibanding menggunakan uangnya sendiri, berhutang lebih menguntungkan karena akan mengurangi besaran pajak pendapatan yang harus dibayar. Kecuali itu, orang kaya bertambah berhati-hati dalam memisahkan duit pribadi dengan uang nun digunakan untuk berbisnis serta berinvestasi.

menjadi kaya karena berbisnis

Hal ini diungkapkan oleh Eric Schmidt yang merupakan mantan CEO Google dengan nilai kekayaan bersih lebih dari USD 13, 1 Miliar.

Jangan biarkan tubuh Kamu kekurangan waktu tidur, keletihan, dan kurang berolahraga. Pastikan kondisi tubuh selalu pada keadaan prima untuk meraih kekayaan yang Anda inginkan. Selain harus memiliki obsesi yang kuat, kesehatan dan kondisi fisik juga harus dalam kondisi yang prima. ” mendapatkan julukan tersebut karena kemampuannya membuat keputusan investasi dengan sangat baik.

Jangan melakukan pekerjaan hanya berdasarkan besaran uang yang akan Anda dapatkan. Salah satu saran yang diberikannya adalah jangan pernah menghabiskan uang untuk hal-hal yang bodoh dan tidak bermanfaat. Mark Pin merupakan seorang pengusaha sekalian pemilik dari Dallas Maverick dengan nilai kekayaan habis mencapai USD 3, tujuh Miliar pada tahun 2018.